A. Pengertian Sistem Informasi Manajemen
Manajemen merupakan suatu keahlian dalam memproses tindakan-tindakan
seperti perencanaan, pengelolaan, pengorganisasian, serta pengawasan
dalam melaksanakan suatu kegiatan. Proses-proses ini dilakukan untuk mencapai
sasaran-sasaran yang telah ditetapkan. Pencapaian ini dapat diperoleh dengan
memanfaatkan kemampuan orang lain (sumber daya manusia) serta sumber-sumber
lainnya. Manajemen sesungguhnya amat diperlukan dan dibutuhkan agar segala
sesuatu hal dapat terkontrol dengan baik. Proses manajemen didefinisikan
sebagai aktifitas-aktifitas:
1. Perencanaan, formulasi terinci untuk
mencapai suatu tujuan akhir tertentu adalah aktivitas manajemen yang disebut
perencanaan. Oleh karenanya, perencanaan mensyaratkan penetapan tujuan
dan identifikasi metode untuk mencapai tujuan tersebut.
2. Pengendalian, perencanaan
hanyalah setengah dari pertempuran. Setelah suatu rencana dibuat, rencana
tersebut harus diimplementasikan, dan manajer serta pekerja harus memonitor
pelaksanaannya untuk memastikan rencana tersebut berjalan sebagaimana
mestinya. Aktivitas manajerial untuk memonitor pelaksanaan rencana
dan melakukan tindakan korektif sesuai kebutuhan, disebut kebutuhan.
3. Pengambilan Keputusan, proses
pemilihan di antara berbagai alternatif disebut dengan proses pengambilan
keputusan. Fungsi manajerial ini merupakan jalinan antara perencanaan dan
pengendalian. Manajer harus memilih di antara beberapa tujuan dan metode untuk
melaksanakan tujuan yang dipilih. Hanya satu dari beberapa rencana yang dapat
dipilih. Komentar serupa dapat dibuat berkenaan dengan fungsi pengendalian.
Nah, untuk sistem sendiri merupakan sekumpulan elemen atau objek yang
bekerja sama dalam mencapai tujuan tertentu. Sedangkan informasi merupakan
sekumpulan data yang sebelumnya telah diolah untuk menjadi suatu pengetahuan
baru yang dibutuhkan.
Jadi, dapat disimpulkan sistem informasi manajemen merupakan merupakan
suatu sistem yang melakukan proses perencanaan, pengelolaan, penganalisaan
serta menyimpulkan data yang telah didapat untuk menghasilkan suatu informasi
yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan.
- Sistem
informasi manajemen ini sendiri sangat dibutuhkan dalam suatu organisasi.
Sistem informasi manajemen sendiri merupakan kumpulan dari beberapa sistem
informasi, diantaranya:
- Sistem
informasi akuntansi(accounting information systems), menyediakan
informasi dan transaksi keuangan.
- Sistem
informasi akademik (academic information systems), menyediakan
informasi tentang proses pendidikan yang sedang berjalan di suatu
akademi/sekolah/perguruan.
- Sistem
informasi pemasaran (marketing information systems),
menyediakan informasi untuk penjualan, promosi penjualan,
kegiatan-kegiatan pemasaran, kegiatan-kegiatan penelitian pasar dan lain
sebagainya yang berhubungan dengan pemasaran.
- Sistem
informasi manajemen persediaan (inventory management information
systems).
- Sistem
informasi personalia (personal information systems).
- Sistem
informasi distribusi (distribution information systems).
- Sistem
informasi pembelian (purchasing information systems).
- Sistem
informasi kekayaan (treasury information systems).
- Sistem
informasi analisis kredit (credit analysis information systems).
- Sistem
informasi penelitian dan pengembangan (research and development
information systems).
- Sistem
informasi analisis software
- Sistem
informasi teknik (engineering information systems).
- Sistem informasi Rumah Sakit (Hospital information systems).
B. Fungsi Sistem Informasi Manajemen
Fungsi utama diterapkannya sistem informasi manajemen dalam organisasi adalah sebagai berikut:
- Mempermudah
pihak manajemen untuk melakukan perencanaan, pengawasan, pengarahan dan
pendelegasian kerja kepada semua departemen yang memiliki hubungan komando
atau koordinasi dengannya.
- Meningkatkan
efisiensi dan efektifitas data yang tersaji akurat dan tepat waktu.
- Meningkatkan
produktifitas dan penghematan biaya dalam suatu organisasi.
- Meningkatkan kualitas sumber daya manusia karena unit sistem kerja yang terkoordinir dan sistematis.
C. Contoh Penerapan Sistem Informasi Manajemen
Berikut ini merupakan beberapa contoh penerapan sistem informasi manajemen:
1. Informatic Management System (IMS)
IMS berfungsi untuk mendukung spektrum tugas-tugas dalam organisasi serta dapat digunakan untuk membantu menganalisa pembuatan keputusan. Sistem ini juga dapat menyatukan beberapa fungsi informasi dengan program komputerisasi, seperti e-procuremen.
2. Knowladge Work System (KWS)
Sistem ini mengintegrasikan satu pengetahuan baru ke dalam organisasi. Dengan ini, diharapkan para tenaga ahli dapat menerapkannya dalam pekerjaan mereka.
3. Executive Support System (ESS)
Sistem ini membantu manager dalam berinteraksi dengan lingkungan perusahaan dengan berpegang pada grafik dan pendukung komunikasi lainnya.
4. Enterprise Resource Planning (ERP)
Sistem ERP ini biasanya digunakan oleh sejumlah perusahaan besar dalam mengelola manajemen dan melakukan pengawasan yang saling terintegrasi terhadap unit bidang kerja Keuangan, Accounting, Sumber Daya Manusia, Pemasaran, Operasional dan Pengelolaan Persediaan.
5. Supply Chain Management (SCM)
Sistem SCM ini sangat bermanfaat bagi pihak manajemen dimana data-data yang disajikan terintegrasi mengenai manajemen suplaibahan baku, mulai dari pemasok, produsen, pengecer, hingga konsumen akhir.
Sumber:
https://id.wikipedia.org/
https://www.kembar.pro/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar